Archives December 2020

2020-bukan-tahunnya-toyota-avanza

2020 Bukan Tahunnya Toyota Avanza

2020 Bukan Tahunnya Toyota Avanza – Bila terhadap 2019 lantas Toyota Avanza menjadi penguasa dengan meraup penjualan mobil tertinggi di Indonesia. Tahun ini, keliru mobil Multi Purpose Vehicle (MPV) andalan Toyota ini harus mau memberi tambahan tahtanya kepada Honda Brio (RS dan Satya) untuk menjadi mobil terlaris 2020.

2020 Bukan Tahunnya Toyota Avanza

2020-bukan-tahunnya-toyota-avanza

Dalam hitungan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) th. ini, penjualan secara wholesales (distribusi berasal dari pabrik ke dealer) menjadi milik Honda Brio (RS dan Satya) capai 36.512 unit, di posisi ke dua menjadi milik Suzuki Carry capai 33.407 unit, baru terhadap posisi ketiga dimiliki Avanza capai 31.883 unit.

Berdasarkan knowledge yang tersedia th. 2019 kemarin Toyota Avanza menjadi raja dengan tempati penjualan mobil terlaris capai 86.374 unit, disusul Honda Brio (RS dan Satya) capai 70.344 unit, mgslotonline dan posisi ketiga milik Mitsubishi Xpander (termasuk Xpander Cross) capai 62.666 unit.

Seperti diketahui dengan th. 2020 menjadi th. yang berat bagi industri otomotif akibat pandemi virus Corona.

Berikut 20 mobil terlaris 2020:

1. Honda Brio (RS dan Satya): 36.512 unit
2. Suzuki Carry: 33.407 unit
3. Toyota Avanza: 31.883 unit
4. Daihatsu Gran Max (minibus dan pikap): 29.119 unit
5. Toyota Rush: 25.028 unit
6. Toyota Kijang Innova: 24.108 unit
7. Mitsubishi Xpander: 23.304 unit
8. Daihatsu Sigra: 22.559 unit
9. Toyota Calya: 21.175 unit
10. Mitsubishi L300: 13.871 unit
11. Daihatsu Ayla: 12.127 unit
12. Honda HR-V: 11.511 unit
13. Toyota Agya: 11.687 unit
14. Daihatsu Terios: 11.326 unit
15. Toyota Fortuner: 9.381 unit
16. Nissan Livina: 9.082 unit
17. Suzuki XL7: 8.386 unit
18. Mitsubishi Pajero Sport: 8.195 unit
19. Daihatsu Xenia: 7.261 unit
20. Suzuki Ertiga: 6.521 unit.

nissan-magnite-adopsi-teknologi-mobil-sport-meskipun-kecil

Nissan Magnite Adopsi Teknologi Mobil Sport Meskipun Kecil

Nissan Magnite Adopsi Teknologi Mobil Sport Meskipun Kecil – Mobil ini terlahir sebagai sebuah SUV compact 5-seater yang cocok untuk kendaraan harian.

Nissan Magnite Adopsi Teknologi Mobil Sport Meskipun Kecil

nissan-magnite-adopsi-teknologi-mobil-sport-meskipun-kecil

Secara dimensi, Nissan Magnite memiliki panjang 3.994 mm, lebar 1.758 mm, dan tinggi 1.572 mm. Sementara itu, jarak terendahnya ke mencapai 205 mm bersama wheelbase 2.500 mm.

Mesinnya pun terbilang mungil, tapi performa yang dihasilkan memadai mengesankan. judi bola Secara angka, Nissan Magnite mendapat asupan tenaga sebesar 100 PS dan torsi 160 Nm berasal dari dapur pacu HRAO berkonfigurasi 3-silinder inline 999 cc turbocharger.

Menariknya lagi, mesin Nissan Magnite diklaim mengadopsi teknologi berasal dari mobil sport pabrikan asal Jepang tersebut, yakni Nissan GT-R. Dapur pacu SUV 5-seater ini disebut-sebut menerapkan proses mirror-bore cylinder coating.

Fungsinya ialah kurangi resistensi dan bobot mesin, meningkatkan manajemen panas dan pembakaran. Efeknya, akselerasi Nissan Magnite jadi lebih cepat dan halus, tapi konsumsi bahan bakarnya selamanya hemat dan efisien.

Mengenai harga, Nissan Magnite Upper MT sebagai model paling rendah dibanderol Rp208,8 juta. Di atasnya masih ada Nissan Magnite Premium MT yang dilabeli Rp226,3 juta. Sementara itu, harga Nissan Magnite Premium CVT sebagai varian tertinggi mencapai Rp238,8 juta (OTR Jakarta).

merek-mobil-ssangyong-dilaporkan-bangkrut

Merek Mobil SsangYong Dilaporkan Bangkrut

Merek Mobil SsangYong Dilaporkan Bangkrut – Merek mobil asal Korea Selatan, SsangYong dilaporkan bangkrut. SsangYong Motor Co LTD mengajukan keinginan bangkrut sesudah gagal membayar pinjaman sebesar 60 miliar won (Rp 772 miliar).

Merek Mobil SsangYong Dilaporkan Bangkrut

merek-mobil-ssangyong-dilaporkan-bangkrut

“SsangYong Motor mengajukan keinginan prosedur penerimaan pengadilan sebab problem besar-besaran sesudah perusahaan tidak bisa raih kesepakatan untuk memperpanjang tenggat saat pembayaran pinjaman bersama dengan bank asing,” kata SsangYong didalam sebuah pengakuan seperti dilansir Reuters.

Sekitar 30 miliar won terhutang kepada Bank of America Corp, 20 miliar won kepada JPMorgan Chase & Co dan 10 miliar won kepada BNP Paribas.

Produsen mobil India, Mahindra & Mahindra, pada mulanya memegang 74,65% saham SsangYong. Mahindra menjelaskan keseluruhan pembayaran jatuh tempo pada 14 Desember lalu.

SsangYong dibebani bersama dengan pinjaman yang tinggi. Ditambah penjualan mobil periode Januari-November turun lebih dari 20% dibanding tahun sebelumnya. Tahun ini, SsangYong hanya menjajakan mobil sebanyak 96.825 unit.

“Terlepas dari pengajuan SsangYong untuk penerimaan pengadilan, negosiasi kesepakatan penjualan SsangYong masih berlangsung,” kata kementerian perdagangan Korea Selatan didalam sebuah pernyataan.

Mahindra sendiri sejak Juni melacak costumer untuk semua atau sebagian besar sahamnya di SsangYong. Seorang eksekutif di Mahindra menjelaskan bahwa perusahaan India itu bersedia melepaskan kepemilikan sahamnya di SsangYong.

SsangYong sendiri dulu berkiprah di Indonesia sebelum akan kelanjutannya tak kembali dijual di Tanah Air. Ssangyong dulu menjajakan mobilnya di Indonesia pada tahun 1999. Selama 13 tahun Ssangyong masih terus bisa berada di Indonesia kendati jualannya seret. Sebelum tutup tahun 2012, empat tahun pada mulanya Ssangyong lebih-lebih tidak kembali menjajakan mobilnya. Terlihat didalam knowledge Gaikindo jualan Ssangyong 0 unit.

Kini, pabrikan mobil asal Korea Selatan yang masih berkiprah di Indonesia antara lain Hyundai dan Kia. Hyundai sendiri sudah menanamkan investasi besar-besaran di Indonesia. Hyundai tengah buat persiapan sarana produksi di Tanah Air.

Mitsubishi Pilih Thailand untuk Produksi Outlander PHEV Rp 1 Miliaran

Mitsubishi Pilih Thailand untuk Produksi Outlander PHEV Rp 1 Miliaran – Thailand dipilih Mitsubishi sebagai keliru satu basis mengolah kendaraan ramah lingkungan berteknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV). Kini, Mitsubishi merasa mengolah Outlander PHEV di Negeri Gajah Putih.

Mitsubishi Pilih Thailand untuk Produksi Outlander PHEV Rp 1 Miliaran

mitsubishi-pilih-thailand-untuk-produksi-outlander-phev-rp-1-miliaran

Dilansir Paultan, Mitsubishi Outlander PHEV merasa diproduksi di pabrik Laem Chabang pada 21 Desember lalu. Mobil ini bakal dikirim ke pasar merasa Januari 2021.

Mitsubishi mengatakan, mereka menentukan Thailand sebagai basis mengolah luar Jepang pertama untuk Outlander PHEV. Alasannya, Thailand miliki potensi perkembangan di segmen kendaraan ramah lingkungan dikarenakan promosi besar-besaran kendaraan elektrifikasi.

Diperkirakan, Outlander PHEV di kawasan ASEAN nantinya bakal disuplai dari Thailand, meski tidak disebutkan secara pasti. Saat ini, Outlander PHEV dijual di Indonesia, Filipina, dan Thailand.

Mitsubishi Thailand bakal menjajakan dua varian Outlander PHEV yakni GT dan GT Premium. SUV berikut mengusung sistem hybrid yang terdiri dari mesin bensin empat silinder MIVEC 2,4 liter bertenaga 128 PS bersama torsi 199 Nm pada 4.500 rpm dan dua motor listrik di tiap-tiap gandar.

Motor listrik yang di depan menghasilkan tenaga 82 PS bersama torsi 137 Nm. Sementara motor listrik di belakang mempunyai tenaga 95 PS bersama torsi maksimal 195 Nm.

Sistem ini sediakan penggerak seluruh roda dan mencampurkan teknologi Super All-Wheel Control Mitsubishi. Outlander PHEV datang bersama baterai lithium-ion 13,8 kWh yang sanggup mempunyai mobil melaju sejauh 55 km tanpa meminum setetes bensin. Selain isi kekuatan baterai di lebih dari satu besar situasi mengemudi, mesin ini terhitung sanggup menambahkan penggerak langsung pada kecepatan lebih tinggi, berkat kopling pengunci.

Di Indonesia, Mitsubishi udah meluncurkan Outlander PHEV sejak tahun lalu. Kini, Outlander PHEV dibanderol Rp 1.304.000.000.

Setelah Indonesia dan Thailand, GM Juga Cabut dari India

Setelah Indonesia dan Thailand, GM Juga Cabut dari India – Pabrikan mobil asal Amerika Serikat, General Motors (GM), memastikan nampak dari sebagian negara, lebih-lebih di Asia. Beberapa sementara lalu, GM yang menjajakan brand Chevrolet hengkang dari pasar otomotif Indonesia. Tak lama kemudian, GM juga cabut dari Thailand, dan kini dikabarkan GM nampak dari pasar India.

Setelah Indonesia dan Thailand, GM Juga Cabut dari India

setelah-indonesia-dan-thailand-gm-juga-cabut-dari-india

Diberitakan The Times of India, GM bakal menghentikan pabrik terakhirnya di India terhadap 24 Desember 2020. Pabrik terakhirnya di Talegaon itu digunakan untuk memproses mobil ekspor.

Dengan ditutupnya pabrik Talegaon, GM bakal sangat nampak dari India. Padahal, pabrikan Amerika Serikat itu adalah tidak benar satu brand yang telah memproses mobil di India sejak 1996.

Pada 2017 lalu, GM telah menjajakan pabrik lainnya di India kepada brand otomotif China, SAIC, yang kini memproses mobil Morris Garage (MG). Sebelum ditutup 24 Desember, pabrik GM di India tinggal satu, yang memproses mobil hatchback untuk diekspor ke Meksiko.

Mobil GM yang tersisa dari pabrik di India adalah Chevrolet Beat untuk pasar Meksiko. Pada Oktober 2020, Chevrolet Beat menjadi mobil yang paling banyak diekspor dari India, sebanyak 5.075 unit.

Pabrik Talegaon sementara ini mempekerjakan kurang lebih 1.800 pekerja. Mereka bakal dibayar gaji hingga Januari 2021. Sementara staf hukum dan administrasi bakal senantiasa bersama perusahaan hingga Maret 2021.

GM kini telah memastikan untuk seutuhnya nampak dari India. Pada awal th. 2020, GM diharapkan bakal menyerahkan pabrik Talegaon kepada Great Wall Motors. GM memiliki rencana untuk menjajakan pabriknya ke Great Wall Motors, pabrikan mobil yang berbasis di China yang bersiap untuk memasuki India.

Sebelumnya, GM juga telah hengkang dari pasar Indonesia. Keputusan GM cabut dari Indonesia itu diumumkan terhadap awal 2020 lalu. Penjualan mobil baru brand Chevrolet dihentikan. Pabrik Chevrolet di Indonesia lebih pernah ditutup terhadap 2015 lalu.

SUV Murah Nissan Magnite Dijual di Indonesia, Harga Mulai Rp 208,8 Juta

SUV Murah Nissan Magnite Dijual di Indonesia, Harga Mulai Rp 208,8 Juta – Nissan Magnite formal meluncur di Indonesia Senin (21/12). SUV tidak mahal terbaru berasal dari Nissan itu dijual jadi berasal dari Rp 208,8 juta.

SUV Murah Nissan Magnite Dijual di Indonesia, Harga Mulai Rp 208,8 Juta

suv-murah-nissan-magnite-dijual-di-indonesia-harga-mulai-rp-2088-juta

Nissan Magnite ini mengusung type compact SUV, yang diklaim punya desain berani, serta punya banyak fitur dan teknologi terkini. Kehadirannya dapat meramaikan pasar SUV mungil di Indonesia, mobil ini diprediksi dapat jadi lawan bagi Kia Sonet.

“Berani tampil beda ada didalam DNA Nissan kami. Debut all-new Nissan Magnite di Indonesia memperlihatkan prinsip kami untuk menghadirkan produk dan teknologi yang berbeda dan inovatif kepada pelanggan di tanah air,” kata Evensius Go, Presiden Direktur PT Nissan Motor Distributor Indonesia didalam keterangan resminya,

Sejak pertama kali dimunculkan versi konsepnya, penampilan Nissan Magnite mengingatkan kami kepada mobil Datsun. Grille depan bersifat heksagonal yang mengingatkan bersama Datsun GO Panca yang produknya sudah disuntik mati di Indonesia.

Bentuk headlamp Nissan Magnite yang punya shape tajam dan dibekali LED dan garis DRL di lampu depan dan di atas foglamp. Grille-nya tampil dominan bersama logo merek baru Nissan di bagian tengah yang pertama kali digunakan pada produk Nissan di Indonesia.

All-new Nissan Magnite mendapat dukungan oleh mesin HRAO 1.0 liter turbocharged terbaru yang bisa menghasilkan tenaga puncak 100 PS dan torsi maksimum hingga 160 Nm.

Mesin HRAO TURBO ini manfaatkan teknologi “mirror bore cylinder coating” yang juga digunakan Nissan GT-R, untuk mengurangi resistensi di didalam mesin, mengurangi bobot, tingkatkan manajemen panas dan pembakaran, hingga menghasilkan akselerasi lebih halus dan mengkonsumsi bahan bakar yang efisien.

Mesin ini ada bersama pilihan transmisi manual 5-speed dan X-TRONIC CVT. Nissan menyebut Mesin HRA0 1.0 liter Turbo ini mengimbuhkan akselerasi hingga 50% lebih baik dibandingkan mesin non-turbo di kelasnya.

Kesan mobil SUV makin lama dipertegas berkat ground clearance setinggi 205 milimeter (tanpa beban), serta Kedatangan roof rail fungsional pada atap. Serta pengguna pelek dual tone berukuran 16 inch.

Nissan Magnite sudah disempurnakan teknologi canggih layaknya Nissan Intelligent Mobility (NIM), lantas ada Around View Monitor yang menyajikan penampilan mobil layaknya bird’s eye view di layar monitor.

Teknologi modern juga disuguhkan bersama fitur-fitur yang intuitif dan human-centric antara lain bersama Kedatangan panel instrumen 7 inci TFT bersama Drive Assist Display.

Mobil ini juga memasang kendali di ujung jari di lingkar kemudi multifungsi bersama pengaturan cruise control serta Kedatangan fitur infotainment bersama layar sentuh 8 inci yang bisa membuka ke ponsel pintar. Nissan Magnite juga sudah manfaatkan kunci smart keyless yang dipadukan bersama Kedatangan tombol Start-Stop.

Untuk urusan keselamatan, Nissan Magnite punya Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Brake-force Distribution (EBD), Hydraulic Brake Assist (HBA), Vehicle Dynamic Control (VDC), Traction Control System (TCS), Hill Start Assist (HSA).

Fitur lainnya ada pengunci pintu bersama sensor kecepatan, central lock, dual SRS airbag, sabuk pengaman pretension & load limiter untuk pengemudi dan penumpang. Selain itu, mobil ini juga punya Vehicle Dynamic Control (VDC) yang dapat tingkatkan stabilitas mobil pas dikendarai.

Nissan Magnite datang bersama opsi warna two-tone yang membuatnya unik bersama pilihan warna Flare Garnet Red & Onyx Black serta Pearl White & Onyx Black. Sementara untuk pilihan warna one -tone, Nissan menyediakan tiga pilihan warna klasik yakni Blade Sliver, Onyx Black dan Storm White.

Di India, Magnite dibanderol bersama harga memadai miring, varian terendahnya dijual jadi 499.000 rupee (Rp 95,7 juta). Sedang type termahalnya hanya sekitar 959.000 rupee atau Rp 183 juta. Nissan Indonesia menawarkan didalam tiga varian, selanjutnya daftar harganya:
Varian dan Harga Nissan Magnite

– All-new Nissan Magnite – Upper MT Rp 208.800.000,-
– All-new Nissan Magnite – Premium MT Rp 226.300.000,-
– All-new Nissan Magnite – Premium CVT Rp 238.800.000,-

Xpander dan L300 Jadi Andalan, Mitsubishi Catat Penjualan Terbaik di November

Xpander dan L300 Jadi Andalan, Mitsubishi Catat Penjualan Terbaik di November – Mitsubishi mencatat penjualan terbaik di bulan November 2020. Model small MPV Xpander series tetap menjadi andalan pabrikan berlogo tiga berlian ini. Disusul jenis Pajero Sport dan L300.

Xpander dan L300 Jadi Andalan, Mitsubishi Catat Penjualan Terbaik di November

xpander-dan-l300-jadi-andalan-mitsubishi-catat-penjualan-terbaik-di-november

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), menginformasikan catatan positif penjualan retail kendaraan penumpang dan kendaraan niaga ringan Mitsubishi Motors di Indonesia terhadap November 2020, bersama keseluruhan 5.359 unit. Catatan penjualan mobil selanjutnya menjadi angka penjualan bulanan terbaik terhadap periode fiskal 2020 (April – November 2020) dan didalam kondisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pandemi COVID-19.

Pada segmen kendaraan penumpang, MMKSI mencatat penjualan 2.936 unit, bersama kadar kontribusi terbesar berasal dari jenis Mitsubishi Xpander (termasuk Xpander Cross), yaitu lebih berasal dari 68%/ Model Pajero Sport juga beri tambahan kontribusi penjualan positif lebih kurang 31%.

Sementara terhadap segmen kendaraan niaga ringan, MMKSI mencatat penjualan 2.423 unit, yang didominasi jenis L300, bersama kontribusi sebesar lebih berasal dari 78% terhadap penjualan segmen kendaraan niaga ringan MMKSI.

“Terima kasih kepada masyarakat Indonesia, khususnya kastemer setia kita atas kepercayaan, dukungan dan apresiasi yang baik terhadap Mitsubishi Motors di Indonesia. Dalam kondisi yang belum stabil seperti saat ini ini kita selalu optimis dan berkomitmen untuk tetap beri tambahan layanan terbaik didalam keseluruhan proses kepemilikan kendaraan kepada kastemer secara berkelanjutan, dan juga laksanakan pemulihan terhadap performa penjualan, supaya mobil Mitsubishi Motors dapat menemani keseharian, beri tambahan manfaat maksimal dan juga pengalaman terbaik kepada penggunanya. Kami menghendaki Anda dan keluarga selalu didalam kondisi sehat dan aman,” ungkap President Director PT MMKSI, Naoya Nakamura, didalam info resminya.

Sementara terkecuali berbicara pasar keseluruhan, beberapa jenis kendaraan Mitsubishi menguasai pangsa pasar terhadap periode November 2020. Mitsubishi Pajero Sport misalnya, mencatat 33,6% pangsa pasar segmen Medium SUV, kemudian Mitsubishi Triton mencatat pangsa pasar 42,6% di segmen Pick-Up 4×4, dan Mitsubishi L300 mencatat pangsa pasar sebesar 65,9% di segmen Small Pick-Up 4×2.

Thailand Dipilih Raksasa Otomotif China Sebagai Pusat Mobil Listrik ASEAN

Thailand Dipilih Raksasa Otomotif China Sebagai Pusat Mobil Listrik ASEAN – Manufaktur otomotif asal China, Great Wall Motors (GWM), telah pilih Thailand sebagai pusat produksi kendaraan listriknya di kawasan ASEAN. Untuk itu, GWM akan menanamkan investasi besar-besaran di negara berjuluk Gajah Putih tersebut.

Thailand Dipilih Raksasa Otomotif China Sebagai Pusat Mobil Listrik ASEAN

thailand-dipilih-raksasa-otomotif-china-sebagai-pusat-mobil-listrik-asean

Seperti dikutip berasal dari Paultan, pihak prinsipal GWM telah laksanakan obrolan bersama dengan Kementerian Energi dan Dewan Investasi (BoI) di Thailand. Hasil diskusi memfokuskan langkah dan kemungkinan kerjasama didalam mendorong Thailand jadi pusat pengembangan EV (Electric Vehicle) atau kendaraan listrik, serta mendukung perkembangan industri di jaman depan.

“Great Wall Motors miliki keyakinan yang kuat di Thailand. Negara ini miliki potensi sangat besar, pada lain wilayah strategis di ASEAN, kesiapan tenaga kerja dan pemasok untuk melayani industri otomotif jaman depan, serta pertolongan yang besar berasal dari pemerintah dan BoI untuk memajukan industri ini,” tutur Presiden GWM ASEAN dan Thailand, Elliot Zhang.

Nantinya, investasi GWM tidak cuma berbentuk produksi kendaraan ramah lingkungan untuk diekspor ke kawasan ASEAN, GWM juga perlihatkan prinsip untuk mendirikan Pusat Litbang (Penelitian dan Pengembangan) di Thailand.

“Pemerintah suka dan bersyukur bahwa manajemen puncak GWM telah memberi tambahan perhatian besar dan percaya pada Thailand,” kata Wakil Perdana Menteri dan Menteri Energi Thailand, Supattanapong Punmeechaow.

Investasi GWM akan mendukung memperkuat road map kita didalam pengembangan EV didalam hal memperluas visi dan pengetahuan perihal penelitian EV, dan peluang untuk mempercepat manufaktur EV bersama dengan keahlian GWM. Investasi dan pertolongan berasal dari GWM juga akan membuahkan lebih banyak peluang kerja untuk melayani industri kendaraan listrik yang sedang berkembang, supaya menaikkan perekonomian Thailand secara keseluruhan dan kualitas hidup masyarakat Thailand,” tambahnya.

Sebagai informasi, GWM merupakan keliru satu raksasa industri otomotif China. Merek ini telah memperluas bisnis manufaktur dan distribusi mobilnya ke lebih berasal dari 60 negara secara global. dan didalam dua tahun terakhir, perusahaan ini telah menjajakan lebih berasal dari satu juta unit mobil per tahun.

Mitsubishi Catat Penjualan Terbaik di November, Xpander dan L300 Jadi Andalan

Mitsubishi Catat Penjualan Terbaik di November, Xpander dan L300 Jadi Andalan
Mitsubishi mencatat penjualan terbaik di bulan November 2020. Model small MPV Xpander series masih menjadi andalan pabrikan berlogo tiga berlian ini. Disusul model Pajero Sport dan L300.

Mitsubishi Catat Penjualan Terbaik di November, Xpander dan L300 Jadi Andalan

mitsubishi-catat-penjualan-terbaik-di-november-xpander-dan-l300-jadi-andalan

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), memberitakan catatan positif penjualan retail kendaraan penumpang dan kendaraan niaga enteng Mitsubishi Motors di Indonesia pada November 2020, bersama total 5.359 unit. Catatan penjualan mobil tersebut menjadi angka penjualan bulanan terbaik pada periode fiskal 2020 (April – November 2020) dan dalam situasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pandemi COVID-19.

Pada segmen kendaraan penumpang, MMKSI mencatat penjualan 2.936 unit, bersama kandungan kontribusi terbesar dari model Mitsubishi Xpander (termasuk Xpander Cross), yakni lebih dari 68%/ Model Pajero Sport termasuk memberi tambahan kontribusi penjualan positif kurang lebih 31%.

Sementara pada segmen kendaraan niaga ringan, MMKSI mencatat penjualan 2.423 unit, yang didominasi model L300, bersama kontribusi sebesar lebih dari 78% pada penjualan segmen kendaraan niaga enteng MMKSI.

“Terima kasih kepada penduduk Indonesia, terlebih kastemer setia kita atas kepercayaan, perlindungan dan apresiasi yang baik pada Mitsubishi Motors di Indonesia. Dalam situasi yang belum stabil layaknya sekarang ini kita senantiasa optimis dan berkomitmen untuk terus memberi tambahan fasilitas terbaik dalam total proses kepemilikan kendaraan kepada kastemer secara berkelanjutan, serta melaksanakan pemulihan pada performa penjualan, supaya mobil Mitsubishi Motors mampu menemani keseharian, memberi tambahan faedah maksimal serta pengalaman terbaik kepada penggunanya. Kami menghendaki Anda dan keluarga senantiasa dalam situasi sehat dan aman,” ungkap President Director PT MMKSI, Naoya Nakamura, dalam info resminya.

Sementara kecuali bicara pasar keseluruhan, beberapa model kendaraan Mitsubishi menguasai pangsa pasar pada periode November 2020. Mitsubishi Pajero Sport misalnya, mencatat 33,6% pangsa pasar segmen Medium SUV, lantas Mitsubishi Triton mencatat pangsa pasar 42,6% di segmen Pick-Up 4×4, dan Mitsubishi L300 mencatat pangsa pasar sebesar 65,9% di segmen Small Pick-Up 4×2.